Modul 10·Lengkap·Level 1
File APK via WhatsApp
APK di luar Play Store · Pengirim tak dikenal · Curi SMS/OTP/m-banking
- Laporan IASC
- 3.684 laporan
- Estimasi kerugian
- ±Rp134 M
- 1
Kontak awal dari nomor tak dikenal
Pesan masuk dari nomor yang tidak ada di kontak, sering dengan foto profil kosong atau logo instansi. Sapaan umum: “Yth. Bapak/Ibu”, tanpa menyebut nama kamu.
- 2
Umpan berupa file .apk
Pesan berisi lampiran berekstensi .apk yang menyamar sebagai undangan pernikahan, bukti pengiriman paket, surat tilang, atau dokumen resmi. File itu bukan dokumen — itu aplikasi Android.
- 3
Korban diminta instal dan memberi izin
Pelaku mengarahkan korban menginstal file itu lalu mengizinkan akses SMS, notifikasi, dan aksesibilitas. Izin itulah kuncinya: sekali diberikan, aplikasi bisa membaca kode OTP yang masuk lewat SMS.
- 4
Data dicuri dari dalam HP korban sendiri
Malware membaca SMS OTP, notifikasi perbankan, dan kadang layar m-banking. Pelaku tidak perlu membobol bank — mereka memakai HP korban sebagai jembatan masuk.
- 5
Uang bergerak tanpa terasa
Pelaku mentransfer atau mengubah data rekening dari sesi yang sudah terautentikasi. Korban baru sadar ketika saldo berkurang atau ada notifikasi transaksi yang tidak ia lakukan.
+62Nomor tak dikenal · WhatsApp · baru saja
Selamat siang Bapak/Ibu, kami dari ekspedisi. Paket Anda tertahan, silakan cek resi di aplikasi ini: Bukti-Pengiriman.apk (18 MB). Instal untuk melihat foto paket Anda. Terima kasih.
Jangan dibalas. Jangan ketuk file-nya.
3 bagian yang ditandai merah adalah tanda bahaya — bukan sekadar tampilan.
- File berekstensi .apk dikirim lewat chat, bukan dari Play Store
- Pengirim nomor tak dikenal, tidak bisa ditelepon balik, atau mengaku instansi
- Diminta menginstal lalu mengizinkan akses SMS / notifikasi / aksesibilitas
- Bahasa mendesak: “sekarang”, “hari ini juga”, “kalau tidak, paket hangus”
- Nama file tidak masuk akal — undangan atau resi kok berupa aplikasi?
Nomor asing mengirim Undangan-Pernikahan.apk. Apa yang kamu lakukan sekarang?
- 1Hapus file .apk itu dari chat dan dari folder unduhan — jangan dibuka.
- 2Kalau sempat terinstal: matikan data/Wi-Fi, hapus aplikasinya, cabut semua izin SMS dan aksesibilitas.
- 3Hubungi bank atau e-wallet lewat nomor resmi, minta blokir sementara dan cek mutasi terakhir.
- 4Laporkan nomor pelaku ke IASC (iasc.ojk.go.id) dan blokir nomornya di WhatsApp.
