Ikuti urutannya, mulai dari yang paling mendesak.

Tidak ada skor di halaman ini. Pilih situasi yang paling dekat dengan yang kamu alami, lalu kerjakan dari nomor satu.

OTP sudah diberikan ke pelaku

  1. 1

    Telepon bank lewat nomor di belakang kartu ATM, bukan nomor penelepon.

    Blokir akses m-banking dan minta pembekuan sementara.

  2. 2

    Minta bank membekukan transaksi dan mencatat nomor penelepon.

    Transfer masih bisa dicegat kalau dilaporkan dalam hitungan menit.

  3. 3

    Ganti PIN dan password m-banking dari perangkat sendiri.

    Akun yang sudah dibuka pelaku masih bisa dipakai lagi.

  4. 4

    Cek mutasi dan riwayat SMS hari ini, simpan tangkapan layarnya.

    Ini bukti yang diminta bank dan polisi.

  5. 5

    Laporkan ke IASC OJK dan cekrekening.id.

    Rekening pelaku bisa diblokir untuk korban berikutnya.

    iasc.ojk.go.id

Kanal resmi

Buka alamat ini dengan mengetiknya sendiri. Kami tidak memakai formulir tiruan.

Catatan:Mode ini tidak memakai skor atau gamifikasi. Halaman ini untuk dipakai, bukan dinilai.

Periksa pesannya dulu

Siapkan laporan untuk bank

Bank meminta kronologi, nomor rekening pelaku, dan nominal. Isi datanya, periksa pratinjau, lalu unduh PDF. Berkas dibuat di perangkat ini dan tidak dikirim ke mana pun.

Data laporan
Hanya nama pelapor, rekening pelaku, dan kronologi yang wajib. Sisanya boleh dikosongkan dan akan tertulis “—”.

Muncul di kolom tanda tangan.

Angka saja, tanpa titik. Contoh: 2500000.

Satu kejadian per baris, dari yang paling awal. Sertakan jam kalau ingat.

PDF siap diunduh. Tidak ada data yang dikirim.

Pratinjau laporan
Data yang sama akan masuk ke PDF. Periksa sekali lagi sebelum diunduh.

Pelapor

Laporan pengguna
Nama
Siti Rahma
Nomor HP
0812-3456-7890
Modus
OTP sudah diberikan ke pelaku

Kejadian

Waktu
5 November 2026, 20.14
Kerugian
Rp2.500.000
Bank / e-wallet
BCA
Rekening pelaku
1234567890

Pelapor menerima file APK undangan pernikahan dari nomor tak dikenal melalui WhatsApp. Pengirim kemudian meminta kode OTP dan transfer biaya administrasi ke rekening pribadi. Pelapor tidak memberikan OTP, tetapi sudah mengirim uang sebelum menyadari bahwa berkas itu bukan undangan.

Kronologi

  1. 1.5 November 2026, 13.14 — Pelaku mengirim file APK melalui chat WhatsApp.
  2. 2.5 November 2026, 13.21 — Pelaku meminta kode OTP dengan alasan verifikasi undangan.
  3. 3.5 November 2026, 13.31 — Pelaku meminta transfer biaya administrasi ke rekening pribadi.
  4. 4.5 November 2026, 13.45 — Pelapor menyadari permintaan itu penipuan dan menghubungi bank.

Bukti yang disimpan

  • Tangkapan layar chat WhatsApp

    Nomor +62 812-0000-0000 mengirim file bernama Undangan_Pernikahan.apk.

  • Nama dan ukuran file APK

    Undangan_Pernikahan.apk · 2,4 MB · diunduh dari chat

  • Rekening tujuan transfer

    BCA 1234567890 a.n. Budi Santoso

  • Bukti transfer

    Transfer Rp2.500.000 pada 5 November 2026 pukul 20.31.

Bukti fisik (tangkapan layar, mutasi) tetap harus dibawa terpisah. PDF ini merangkum, bukan menggantikan bukti asli.

Pernyataan dan tanda tangan

Saya menyatakan bahwa keterangan di atas benar dan saya membuat laporan ini untuk meminta bank menahan atau memblokir transaksi terkait. Saya bersedia menyerahkan bukti asli bila diminta.

Jakarta, 5 November 2026, 20.14

Tanda tangan pelapor

Siti Rahma